Surat Al-Mulk, penjaga dr siksa kubur & neraka?

Posted: 5 Agustus 2009 in Konsultasi
Tag:, , , ,

سورة الملكPenanya: Abu Hanan

Pertanyaan: Apakah shohih? Hadits yg menyatakan bahwa dengan hapal surat Al-mulk dan dibaca berulang-ulang dapat menjaganya dari siksa kubur, dan di akherat nanti dapat menjadi salah satu syafaat? Makasih.

Jawaban:

Pertama:  Memang banyak fadhilah dan keutamaan dari surat al-Mulk, diantaranya yang shohih (bisa dijadikan pegangan) adalah:

ـ(1) عن أبي هريرة، عن النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قال: سورة من القرأن، ثلاثون اية؛ تَشْفَعُ لصاحبها حتى يُغْفَرَ له: تبارك الذي بيده الملك. (رواه أبو داود واللفظ له, والترمذي وغيرهما، وصححه ابن حبان والحاكم والذهبي، وحسنه الترمذي والألباني)ـ

Dari Abu Huroiroh, Nabi -shollallohu alaihi wasallam- bersabda: “Ada surat dari Alqur’an yang terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat memberikan syafa’at bagi ‘temannya’ (yakni orang yang banyak membacanya) sehingga orang tersebut diampuni dosanya, yaitu: Surat Tabarokalladi bi yadihil mulk“. (HR. Abu Dawud dg redaksinya, diriwayatkan pula oleh at-Tirmidzi dan yang lainnya. Hadits ini di-shohih-kan oleh Ibnu Hibban, al-Hakim, dan adz-Dzahabi, sedangkan at-Tirmidzy dan Albani menghasankannya)

ـ(2) عن أنس بن مالك قال، قال رسول الله صلى الله عليه و سلم: سورة من القرآن، ما هي إلا ثلاثون آية، خاصمت عن صاحبها حتى أدخلته الجنة، و هي تبارك. (رواه الطبراني في المعجم الأوسط وحسنه الألباني في صحيح الجامع)ـ

Anas bin Malik mengatakan, Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam bersabda: “Ada surat dari Alqur’an, ia hanya terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat membela ‘temannya’ sehingga memasukkannya ke surga, yaitu: Surat Tabarok“. (HR. Thobaroni dalam Mu’jamul Ausath, dan dihasankan oleh Albani dalam Shohihul Jami’)

ـ(3) عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: من قرأ تبارك الذي بيده الملك كل ليلة، منعه الله عز وجل بها من عذاب القبر، وكنا في عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم نسميها “المانعة”، وإنها في كتاب الله عز وجل سورة، من قرأ بها في ليلة فقد أكثر وأطاب.  (رواه النسائي واللفظ له والحاكم وقال صحيح الإسناد وحسنه الألباني)ـ

Abdulloh bin Mas’ud mengatakan: “Barangsiapa membaca surat Tabarokalladi bi yadihil mulk setiap malam, maka Alloh azza wajall menghindarkannya dari adzab kubur, dan dahulu kami (para sahabat) di saat Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- (masih hidup) menamainya “al-Mani’ah” (penghindar/penghalang). Sungguh surat tersebut ada dalam Kitabulloh, barangsiapa membacanya dalam suatu malam, maka ia telah banyak berbuat kebaikan” (HR. Nasa’i dengan redaksinya, diriwayatkan pula oleh al-Hakim dan ia mengatakan: sanadnya shohih, dan dihasankan oleh Albani)

ـ(4) عَنْ جَابِرٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَنَامُ حَتَّى يَقْرَأَ الم تَنْزِيلُ وَتَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ. (رواه أحمد والترمذي وغيرهما وصححه الألباني)ـ

Dari Jabir, sesungguhnya Nabi -shollallohu alaihi wasalam- tidak pernah tidur (malam) sehingga ia membaca surat Alif lam mim tanzil (biasa disebut Surat as-Sajdah) dan surat Tabarokalladi bi yadihil mulk (biasa disebut surat al-Mulk). (HR. Ahmad, at-Tirmidzi dan yang lainnya, dihasankan oleh Albani)

ـ(5) عَنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أُعْطِيتُ مَكَانَ التَّوْرَاةِ السَّبْعَ، وَأُعْطِيتُ مَكَانَ الزَّبُورِ الْمَئِينَ، وَأُعْطِيتُ مَكَانَ الْإِنْجِيلِ الْمَثَانِيَ، وَفُضِّلْتُ بِالْمُفَصَّلِ. (رواه أحمد وحسنه الألباني والأرناؤوط)ـ

Dari Waatsilah ibnul Asqo’, sesungguhnya Nabi -shollallohu alaihi wasallam- bersabda: “Aku telah dikaruniai Assab’u yang sebanding dengan kitab Taurat, aku juga diberi Alma’in yang sebanding dengan kitab Zabur, aku juga diberi Almatsani yang sebanding dengan kitab Injil, dan aku dikaruniai kelebihan dengan Almufash-shol” (HR. Ahmad, dan dihasankan oleh Albani dan Al-Arnauth).

Kedua: Fadhilah Surat Almulk bisa diraih oleh mereka yang banyak membacanya, terutama di waktu malam menjelang tidur, sebagaimana diterangkan dalam hadits no: 3 dan 4. Jadi tidak tepat kalau dikatakan bahwa keutamaan tersebut hanya khusus bagi mereka yang menghafalnya saja.

Ketiga: Waktu untuk membaca Surat Almulk ini bisa kapan saja, akan tetapi Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- biasa membacanya saat menjelang tidur malam.

Keempat: Melihat keterangan hadits-hadits di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa memperbanyak membaca Surat Almulk dapat menghindarkan seseorang dari siksa kubur dan siksa neraka.

Kelima: Perlu kami ingatkan di sini, bahwa banyak sekali hadits-hadits tentang keutamaan surat Alqur’an yang dhoif (lemah) bahkan maudhu’ (palsu). Oleh karena itu, hendaklah kita berhati-hati dalam menerima keterangan tentang keutamaan surat Alqur’an, agar kita tidak terjatuh dalam amalan bid’ah dan kepercayaan yang tak berdasar. Hendaklah kita tidak mengamalkan hadits, kecuali telah jelas keshohihannya…

Wallohu a’lam bis showab, sekian jawaban dari kami, semoga bermanfaat bagi diri ana sendiri, penanya, dan para pembaca semuanya… amin… wassalam…

Oleh: Abu Abdillah Addariny, di Madinah, 5 Agustus 2009

About these ads
Komentar
  1. abu shofiyya mengatakan:

    assalaamu’alaikum wa rohmatulloh ustadz,

    afwan, justru maun nanya, bisa gak ditampilkan pembahasan hukum-hukum seputar pemindahan makam (misalkan: makan ortu mau dipindahkan ke lokasi lain).

    jazakallohu khoir.

    • addariny mengatakan:

      InsyaAlloh kl ada waktu luang… Afwan atas keterbatasan waktu yang ada… Atau dari pada antum nunggu2, mending tanya ustadz lain… banyak yang lebih dan lebih dari ana… tapi jika masih tetap nunggu, ya ga pa2… mudah2an bisa cepat jwb…

  2. sekaralit mengatakan:

    sya masih ingat, laki laki disamping saya sering membaca al mulk. sya memuji Alloh karena suara beliau begitu indah.. mengingatkan pada Muhammad Thoha Al junaid. kenapa laki-laki ini sering membacanya?
    ternyata jawabannya ada di artikel antum. jazakallahu khoiron katsiro al akh. artikelnya bermanfaat. Alhamdulillah.

  3. Nun Jamianto mengatakan:

    Assalamu’alikum ustad, 2 hr yang lalu kakak saya meninggal, 1 minggu sebelum meninggal beliau berpesan kepada saya kalau mau ziarah ke makam orang tua hendaknya kamu baca surat tabarok dan boleh dibaca di atas makam, kebetulan saat itu saya memang pamit ke almarhum mau nengok makam orang tua mumpung lagi pulang kampung, namun saya tidak melakukannya karena saya agak terburu-buru karena memang menjelang maghrib pasti gelap, saya benar2 tidak tahu kalau kalimat itu adalah kalimat terakhir dari kakak saya dan kejadiaannya persis 1 minggu sebelum dia meninggal.
    bagaimana ustad apa memang diperbolehkan membaca qur’an di atas makam?
    wassalamu’alikum wr wb.

    • addariny mengatakan:

      Waalaikum salam warohmatulloh…

      Hukum membaca Alquran di kuburan adalah bid’ah, tidak pernah dituntunkan oleh Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- maupun para sahabatnya… Semua riwayat dari para sahabat tentang masalah ini adalah lemah, sebagaimana dijelaskan oleh Syeikh Albani -rohimahulloh-, wallohu a’lam

      Jika isi wasiat itu bid’ah, maka antum tidak boleh mengerjakannya… Tapi jika antum ingin berbuat baik untuk kakak antum, maka antum bisa pake cara lain, misalnya dengan bersedekah kepada orang lain lalu pahalanya untuk sang kakak, atau menghajikan dia, atau mewakafkan sesuatu untuk umat islam dengan niat pahalannya untuknya, atau dengan mengunjungi orang-orang yang disenangi oleh kakak antum ketika masih hidup, dan jangan lupa untuk banyak berdoa untuknya, semoga diampuni dosa-dosanya, dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi-Nya… amin

      sekian, afwan atas jawabannya yg terlalu singkat…
      wassalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh

  4. Yusup Nurali mengatakan:

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Salam dan berkah Allah untuk kita semua.
    Ustadz. Mohon dijelaskan hukum-hukum dan kedudukan dalam syariat islam tentang usaha memperbaiki kendaraan (mobil) ke bengkel Ketok Magic.
    Atas penjelasannya dihaturkan terima kasih. Jazzakallah khairan.

    • addariny mengatakan:

      Waalaikum salam warohmatulloh…
      Yang ana tahu bengkel ketok magic, itu seperti bengkel biasa, menggunakan alat-alat yang bisa memperbaiki dan mengembalikan body mobil atau mobil yang rusak seperti semula… jadi insyaAlloh tidak masalah… Ingat kaidah yang intinya: Pada asalnya, suatu hal duniawi yang bermanfaat itu dibolehkan, sehingga ada dalil yang melarangnya… Ini berarti bengkel ketok magic itu diperbolehkan, sehingga ada dalil yang melarangnya… wallohu a’lam…

  5. andra mengatakan:

    Assalamualaikum
    diatas disebutkan bahwa membaca alquran dikuburan itu bid’ah, tolong disebutkan dasarnya berdasarkan hadits atau ayat alQuran, jangan hanya karena itu tidak pernah dilakukan oleh Rasul, kemudian anda melarang untuk melakukan itu.
    sebagai perbandingan dijamn Rasul tidak ada internet, kalau kita menggunakan internet bukankah itu juga bid’ah dan berarti kita juga tidak boleh melakukannya
    Wassalamualaikum

    • addariny mengatakan:

      Waalaikum salam warohmatulloh…

      Masalah ibadah, sangat berbeda dg masalah dunia…

      Masalah ibadah, asalnya dilarang, kecuali ada dalil mu’tabar yg membolehkannya…

      Masalah dunia, asalnya dibolehkan, kecuali ada dalil mu’tabar yg melarangnya…

      Internet dibolehkan karena masalah duniawi… jd tidak membutuhkan dalil untuk membolehkannya… Justru yg melarang, harus mendatangkan dalilnya…

      Sedang membaca Alqur’an di Kuburan adalah masalah ibadah… jd tidak membutuhkan dalil untuk melarangnya… Justru yg membolehkannya harus mendatangkan dalilnya…

      Jika anda mau berdiskusi ilmiah, insyaAlloh ana layani… Coba antum datangkan dalil yg mu’tabar, bolehnya membaca Alqur’an di kuburan…

      afwan wa syukron…

  6. deni mengatakan:

    assalamualaikum.
    saya sebagai muslim yang baru belajar, ingin sedikit tukar pikiran mengenai masalah bid’ah dalam masalah ibadah. (Masalah ibadah, asalnya dilarang, kecuali ada dalil mu’tabar yg membolehkannya…) bagaimana mengenai sholat malam pada bulan ramadhan (tarawih) yang dilakukan rasullulloh SAW yakni sebelas rakaat, namun sahabat beliau umar melakukan dan membolehkan sholat tersebut dengan 23 rakaat. bukankah hal ini termasuk bid’ah krn tidak dilakukan oleh nabi SAW, selain itu nabi SAW dalm berkhotbah tidak menggunakan pembatas/semcam mimbar. sedangkan kita menyaksikan saat ini begitu banyak mimbar yng digunakan dalam berkhotbah..mohon penjelasan dari ustadz..syukron..

    • addariny mengatakan:

      Waalaikum salam warohmatulloh…
      Antum hendaknya ingat kembali hadits Nabi -shollallohu alaihi wasallam- yg berbunyi “Ambillah sunnah (tuntunan) ku dan sunnah para khulafa’ rosyidin yg mendapat petunjuk setelahku, gigitlah sunnah2 itu dg gigi2 geraham kalian!!”… sabda ini menunjukkan bahwa amalan yg dilakukan oleh khulafa’ rosyidin setelah beliau bukan merupakan bid’ah, tp merupakan sunnah… selagi tidak bertentangan dg syariat islam…

      Adapun tentang jumlah rekaat dari Sahabat Umar bin Khottob, maka ada dua riwayat yg berbeda, yg satu 11, dan yg lain 23… Kedua riwayat itu sama2 kuat, akan tetapi riwayat 11 lebih kuat…

      Bagi yg mengatakan bahwa Umar memerintahkan jama’ah sholat terawih dg 11 rokaat, maka hal ini tidak ada masalah, karena ada contoh di zaman Nabi -shollallohu alaihi wasallam-…

      Sedang bg yg mengatakan bahwa Umar memerintahkan 23 rokaat, maka hal ini jg tidak ada masalah, karena itu masuk dalam kategori sunnah khulafa’ rosyidin yg diterangkan dalam sabda yg kami sebutkan tadi… Meski ana -pribadi- lebih condong ke pendapat yg 11 rekaat, karena sanadnya lebih kuat, dan sama dg bilangan yg dilakukan oleh Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-…

      Tentang mimbar, nnti ana sambung lg…

  7. fahmi mengatakan:

    asalamualaikum
    saya mau tnya ustad,bagaimana caranya agar mudah dalam menghafalkan
    al Qur’an.Teramakasih.

    • addariny mengatakan:

      Waalaikum salam warohmatulloh…
      Intinya harus tekun… karena Alloh telah memudahkan Alqur’an… Tinggal kita mau berusaha apa tidak… Meninggalkan maksiat jg faktor yg sangat menentukan untuk memudahkan dalam menghafal Alqur’an… Pilihlah waktu yg cocok utk menghafal, misalnya ketika otak masih fresh, (umumnya stlh bangun tidur pagi, baik utk menghafal)…

  8. Ryan mengatakan:

    Tanyan Pak Ustad…
    cara menumbuhkan rasa takut kepada Allah gimana ya ?

    • addariny mengatakan:

      Diantara cara menumbuhkan rasa takut kepada Alloh:

      1. Memahami nama-nama dan sifat-sifat Alloh.
      2. Mendalami sifat-sifat neraka.
      3. Mengingatkan diri bahwa semua yg kita nikmati dan kerjakan di dunia ini akan kita pertanggung-jawabkan di akhirat nanti.
      4. Mengingatkan diri bahwa kita selalu dalam pengawasan Alloh, dan bahwa siksa Alloh tidak hanya di akhirat saja, tp juga di dunia ini, jika Dia menghendakinya.
      5. Perbanyak ibadah yg mudah bagi anda… karena amalan ibadah yg satu akan menarik amalan ibadah yg lainnya… sehingga anda akan semakin dekat dg Alloh dan semakin suci hati anda… dan semakin suci hati anda, semakin takut pula kepada Alloh… Tp perlu diingat, dalam beramal anda harus ikhlas dan sesuai dg tuntunan Rosul -shollallohu alaihi wasallam-…

      wallohu a’lam

  9. irma mengatakan:

    Assalamu’alaikum,
    Pak Ustad, ada yg bilang bahwa Qiyamulail di bln Ramadhan adalah sholat tarawih, shg kita tdk perlu lg sholat tahajud. Betulkah pak Ustad ? mhn dijelaskan beserta dalilnya ya pak Ustad. Terimakasih.

    • addariny mengatakan:

      Waalaikum salam warohmatulloh…

      Sholat Qiyamullail itu bisa berupa tahajjud, terawih, witir, sholat sunnah mutlak dll.. Tp bukan berarti jika kita telah tarawih kita tidak boleh tahajjud.. karena tidak ada batasan rekaat untuk qiyamullail.. berapapun yg kita mampu itu dibolehkan.. sebagaimana disebutkan dalam hadits: “sholat malam itu dua rekaat – dua rekaat, jika salah seorang dari kalian takut datang waktu shubuh, maka hendaknya ia sholat witir satu rekaat, untuk mengganjilkan bilangan sholatnya yg telah lalu” [HR. Bukhori Muslim]… wallohu a’lam…

      Dan perlu diingat pula sabda beliau: “barangsiapa qiyamullail bersama imam hingga ia selesai, maka dicatat baginya qiyamullail semalam suntuk”… sungguh pahala yg sangat besar… tp bukan berarti tidak boleh bagi kita untuk menambah lagi sholat sunnat yg lainnya… wallohu a’lam…

  10. Abu Abdirrohman mengatakan:

    oke ustadz, saya ikut copas.
    Jazakallohu khaira

  11. Rudi Elprian mengatakan:

    jazakallahu khoyron ustadz atas ilmunya

  12. [...] This post was mentioned on Twitter by Mohammad, Yufid. Yufid said: Surat Al-Mulk, penjaga dr siksa kubur & neraka? « Addariny's — Centre http://bit.ly/dBcDBB [...]

  13. Abu mengatakan:

    Assalamualaikum….Ustad bagaimana doa kepada saudara dan kakek/nenek yg sudah meninggal,apa ckp dgn doa seperti mau masuk makbaroh atau ada tambahan lain….mohon cantumkan doanya jika berkenan.syukron

    • addariny mengatakan:

      Waalaikum salam warohmatulloh…

      Berdoalah sebanyak-banyaknya untuk mereka… karena mereka sangat membutuhkan doa kita… apalagi biasanya tidak ada yg ingat mereka kecuali anak dan cucunya…

      tidak harus seperti doa masuk makbaroh, bisa ditambah dg doa-doa lainnya, dan tidak harus memakai bahasa arab…

  14. M.Rofi'i mengatakan:

    Assalamualaikum,.

    Saya mau nanya: saya sangat2 ingin sekali mondok tpi ayah tidak mengizinkinnya dan menyuruh saya agar bekerja karena saya d biayai sekolah untuk bekerja. Terus saya Terpaksa brbohong dg mengatakan saya kuliah sambil kerja padahal saya mondok d pesantren.

    Lama kelamaan saya ketahuan, terus ayah mengatakan saya Anak Durhaka dan bakalan hidup sengsara karena telah membohonginya. (Dan maaf sebagai pemahaman selama ini ayah saya jarang sholat,.)

    Mohon nasehat ustad,. Syukron..

    • addariny mengatakan:

      Waalaikum salam warohmatulloh…

      Keinginan antum sangatlah mulia, tapi tidak seharusnya antum berbohong kepada orang tua, karena bisa jg antum kuliah sambil mengikuti kajian yg biasanya ada di lingkungan kuliah antum…

      Saran ana, mintalah maaf kepada ayah antum dan berbaktilah kepadanya, luluhkan hatinya dg sikap baik antum kepada dia… sambil mencari-cari celah untuk mencari bekal ilmu syari’at… bahkan walaupun hanya membaca lewat internet, mendengarkan radio, melihat rekaman vcd kajian, ataupun cara-cara cerdik lainnya…

      Jangan lupa jg untuk mencari-cari waktu yg tepat untuk menasehati ayah antum agar menjalankan kewajiban sholatnya, mungkin hal itu merupakan bentuk bakti antum yg tertinggi padanya, karena sholat termasuk diantara kewajiban paling utama seorang hamba terhadap Rabb-nya…

      Sesulit apapun jalannya, kuncinya tergantung pada tekad kuat yg ada di sanubari kita…

      Semoga antum diberikan taufiq oleh-Nya dalam mendapatkan ilmu yg bermanfaat dan membimbing orang tua memperbaiki agama dan dunianya… amin.

  15. fay mengatakan:

    Pak ustad, saya ingin bertanya ttg bagaimana cara kita memberikan amalan bagi orang yang sudah meninggal??
    Yang saya ketahui, ada 3 pahala yang selalu mengalir ketika seseorang sudah meninggal dunia, yaitu :
    – ilmu yang bermanfaat
    – anak yang soleh
    – sodaqoh
    Adik saya meninggal sktar bln oktober yg lalu, alm masi lajang sehingga poin yg ke 2 blm bisa dilaksanakan..
    Mohon penjelasannya ustad..
    Trim’s..

    • addariny mengatakan:

      Bisa dengan bersedekah untuknya, bisa berhaji untuknya, bisa berumroh untuknya, bisa terus mendoakannya dalam banyak kesempatan kita, bisa membangunkan masjid untuknya, dan masih banyak lagi amalan lainnya…

  16. agus mengatakan:

    pak ustad,terima kasih banyak atas informasi tentang fadhilah surat al mulk dan setelah saya baca sanagt brguna sekali bagi saya

  17. Devi Muslimaini Devi mengatakan:

    asalamualaikum… ust… ajari aku , peringakan aku, berilah aku ilmu mu. sebarkan lah dakwah

    • addariny mengatakan:

      Waalaikum salam warohmatulloh… Belajarlah terus, terutama kepada ustadz-ustadz yg mumpuni ilmunya… Jangan mengandalkan blog yang males update ini…
      Mohon maaf dan terimakasih…

  18. Achmad Reza Putra mengatakan:

    alhamdulillah, terimakasih akh… ana selama ini membacanya karena ana ingin mendapat kebaikan dan keberkahan di akhirat dan di dunia dari ALLAH SUBHANAHUWATAALA… Jazakallah khairan katsiraa…

  19. [...] http://addariny.wordpress.com Share this:TwitterFacebookLike this:LikeBe the first to like this post. Tags: fadhilah [...]

  20. Ukhti Titi mengatakan:

    Subhanallah.. Rosululloh telah memberikan gambaran siksa kubur, sekaligus jalan kluarnya. mdh2n kita smua tidak menyia2kan pesan2 beliau. Syukron jazakallahu khoiron khatsir.

  21. azis sofyan mengatakan:

    subhanallah maha benar Allah dgn sgala firma-Nya.
    mau download murottal Al-Qur’an dari syaikh di makkah dan skitarnya silahkan menuju link berikut download murottal al-qur’an

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s