<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Addariny&#039;s --- Centre</title>
	<atom:link href="http://addariny.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://addariny.wordpress.com</link>
	<description>Meniti Jejak, Para Salafus Sholih yg Bijak</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Dec 2009 19:50:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Profil oleh addariny</title>
		<link>http://addariny.wordpress.com/aku/#comment-871</link>
		<dc:creator>addariny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:50:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://addariny.wordpress.com/?page_id=433#comment-871</guid>
		<description>Waalaikum salam warohmatulloh...
Saran antum bagus sekali, tapi ana kurang tahu caranya, apa itu manual dengan menulis satu2 judul artikel yang ada, atau bisa otomatis nambah sendiri, jika ada artikel baru...
Kalau manual, kayaknya terlalu menyita waktu... 
Syukron atas saran dan partisipasinya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waalaikum salam warohmatulloh&#8230;<br />
Saran antum bagus sekali, tapi ana kurang tahu caranya, apa itu manual dengan menulis satu2 judul artikel yang ada, atau bisa otomatis nambah sendiri, jika ada artikel baru&#8230;<br />
Kalau manual, kayaknya terlalu menyita waktu&#8230;<br />
Syukron atas saran dan partisipasinya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Profil oleh addariny</title>
		<link>http://addariny.wordpress.com/aku/#comment-870</link>
		<dc:creator>addariny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:45:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://addariny.wordpress.com/?page_id=433#comment-870</guid>
		<description>Waalaikum salam waromatulloh...
Beasiswa ke Saudi, pendaftarannya selalu terbuka sepanjang tahun... ada tiga cara pendaftaran:
1. Dg mengirim berkas dan syarat2 yang ditentukan, ke Islamic University of Madinah. (dan sekarang sedang direncanakan ada pendaftaran lewat internet, tapi belum tuntas)
2. Dg datang langsung ke kampus Islamic University of Madinah dan tes lisan secara langsung.
3. Dg ikut tes di negara yang didatangi oleh tim kunjungan dari Islamic University of Madinah. (cara ini diberhentikan sejak 2003 hingga sekarang, tapi insyaAlloh akan dimulai lagi)

Untuk persyaratan anda bisa kunjungi ke webnya Islamic University of Madinah, ni linknya:
www.iu.edu.sa

Mudah2an antum dilancarkan jalannya, amin...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waalaikum salam waromatulloh&#8230;<br />
Beasiswa ke Saudi, pendaftarannya selalu terbuka sepanjang tahun&#8230; ada tiga cara pendaftaran:<br />
1. Dg mengirim berkas dan syarat2 yang ditentukan, ke Islamic University of Madinah. (dan sekarang sedang direncanakan ada pendaftaran lewat internet, tapi belum tuntas)<br />
2. Dg datang langsung ke kampus Islamic University of Madinah dan tes lisan secara langsung.<br />
3. Dg ikut tes di negara yang didatangi oleh tim kunjungan dari Islamic University of Madinah. (cara ini diberhentikan sejak 2003 hingga sekarang, tapi insyaAlloh akan dimulai lagi)</p>
<p>Untuk persyaratan anda bisa kunjungi ke webnya Islamic University of Madinah, ni linknya:<br />
<a href="http://www.iu.edu.sa" rel="nofollow">http://www.iu.edu.sa</a></p>
<p>Mudah2an antum dilancarkan jalannya, amin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Profil oleh addariny</title>
		<link>http://addariny.wordpress.com/aku/#comment-869</link>
		<dc:creator>addariny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:36:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://addariny.wordpress.com/?page_id=433#comment-869</guid>
		<description>Waalaikum salam warohmatulloh...
InsyaAlloh akhi... Terima kasih atas masukannya... Tapi harap sabar, karena keterbatasan waktu ana...
Afwan wa syukron..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waalaikum salam warohmatulloh&#8230;<br />
InsyaAlloh akhi&#8230; Terima kasih atas masukannya&#8230; Tapi harap sabar, karena keterbatasan waktu ana&#8230;<br />
Afwan wa syukron..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Dzikir Pagi &amp; Sore&#8230; Penangkal Miskin &amp; Sihir..?! oleh addariny</title>
		<link>http://addariny.wordpress.com/2009/08/07/dzikir-pagi-dan-sore-penangkal-miskin-dan-sihir/#comment-868</link>
		<dc:creator>addariny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:27:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://addariny.wordpress.com/?p=916#comment-868</guid>
		<description>Waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh...

Kalau anti tanya seperti itu, ana juga bisa tanya:
1. Mengapa ya, dzikir2 dalam Alqur&#039;an tidak direkomendasikan untuk kita baca setelah sholat lima waktu?!.. mengapa harus memakai dzikir yang diterangkan oleh Hadits yang masih memerlukan tambahan justifikasi?!..
2. Mengapa ya, doa sebelum makan, tidak mengambil dari Alqur&#039;an, bukankah doa yang paling baik adalah doa yang ada dalam Alqur&#039;an?!
3. Mengapa ya, doa untuk safar (bepergian jauh), tidak mengambil dari doa yang ada dalam Alqur&#039;an?! bukankah Alqur&#039;an lebih banyak manfaatnya dari pada yang lainnya?!

Ukhti... Kita sepakat Alqur&#039;an lebih banyak manfaatnya, lebih tinggi derajatnya, lebih kuat sanadnya, dan lebih banyak pahalanya... Cuma, setiap dzikir dan doa itu ada tempatnya sendiri-sendiri, sebagaimana dituntunkan oleh Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-...

Bukankah ketika ruku&#039; dan sujud, kita dilarang untuk membaca Alqur&#039;an oleh Nabi -shollallohu alaihi wasallam-?! 
Bukankah ketika mendengar adzan, kita sebaiknya menjawab adzan dan menghentikan bacaan Alqur&#039;an kita?!
Bukankah ketika masuk dan keluar rumah, kita disunnahkan untuk membaca doa yang dituntunkan Nabi -shollallohu alaihi wasallam-, bukan dengan membaca doa dari Alqur&#039;an?!.. 
Bukankah...?! bukankah...?! dst...

Ukhti, intinya adalah semua ibadah itu harus sesuai tuntunan dari Alloh dan Rosul-Nya -shollallohu alaihi wasallam-, bukan dengan penilaian rasio kita... Kita pakai semua doa-doa yang dituntunkan sesuai dalil masing-masing, dan ada tempatnya sendiri-sendiri... Karena artikel di atas, mengenai doa dan dzikir pagi dan sore, maka kami juga cuma mendatangkan tuntunan-tuntunan yang berkisar masalah itu...

afwan wa syukron...

waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh&#8230;</p>
<p>Kalau anti tanya seperti itu, ana juga bisa tanya:<br />
1. Mengapa ya, dzikir2 dalam Alqur&#8217;an tidak direkomendasikan untuk kita baca setelah sholat lima waktu?!.. mengapa harus memakai dzikir yang diterangkan oleh Hadits yang masih memerlukan tambahan justifikasi?!..<br />
2. Mengapa ya, doa sebelum makan, tidak mengambil dari Alqur&#8217;an, bukankah doa yang paling baik adalah doa yang ada dalam Alqur&#8217;an?!<br />
3. Mengapa ya, doa untuk safar (bepergian jauh), tidak mengambil dari doa yang ada dalam Alqur&#8217;an?! bukankah Alqur&#8217;an lebih banyak manfaatnya dari pada yang lainnya?!</p>
<p>Ukhti&#8230; Kita sepakat Alqur&#8217;an lebih banyak manfaatnya, lebih tinggi derajatnya, lebih kuat sanadnya, dan lebih banyak pahalanya&#8230; Cuma, setiap dzikir dan doa itu ada tempatnya sendiri-sendiri, sebagaimana dituntunkan oleh Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-&#8230;</p>
<p>Bukankah ketika ruku&#8217; dan sujud, kita dilarang untuk membaca Alqur&#8217;an oleh Nabi -shollallohu alaihi wasallam-?!<br />
Bukankah ketika mendengar adzan, kita sebaiknya menjawab adzan dan menghentikan bacaan Alqur&#8217;an kita?!<br />
Bukankah ketika masuk dan keluar rumah, kita disunnahkan untuk membaca doa yang dituntunkan Nabi -shollallohu alaihi wasallam-, bukan dengan membaca doa dari Alqur&#8217;an?!..<br />
Bukankah&#8230;?! bukankah&#8230;?! dst&#8230;</p>
<p>Ukhti, intinya adalah semua ibadah itu harus sesuai tuntunan dari Alloh dan Rosul-Nya -shollallohu alaihi wasallam-, bukan dengan penilaian rasio kita&#8230; Kita pakai semua doa-doa yang dituntunkan sesuai dalil masing-masing, dan ada tempatnya sendiri-sendiri&#8230; Karena artikel di atas, mengenai doa dan dzikir pagi dan sore, maka kami juga cuma mendatangkan tuntunan-tuntunan yang berkisar masalah itu&#8230;</p>
<p>afwan wa syukron&#8230;</p>
<p>waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Siapa yg SALAH kaprah ttg SUBUH?! (7,terakhir) oleh addariny</title>
		<link>http://addariny.wordpress.com/2009/09/23/siapa-yg-salah-kaprah-dlm-waktu-shubuh-7/#comment-867</link>
		<dc:creator>addariny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 19:03:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://addariny.wordpress.com/?p=1116#comment-867</guid>
		<description>Waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh... 

Ana khawatir, anti nantinya risih juga dengan ucapan salam ini... itu kan bukan bahasa indonesia... 
Kalau ada orang yang menggunakan kosakata inggris, misalnya: I atau U, thanks, nice, dll... dalam komentarnya, apa anti juga merasa risih, karena bukan bahasa indonesia... Kalau jawaban anti itu keren, meski bukan bahasa indonesia, berarti anti harus introspeksi diri... 
Bagaimana anti merasa risih dengan bahasa alquran dan Hadits, sedang anti tidak merasa risih dengan bahasa lainnya?!

Memang tidak ada ruginya kita memakai kata saya dan anda... tapi ana tidak setuju kalau dikatakan dengan pemakaian kata ana dan antum, bahasa indo kita jadi terseok2 dan menjadikan kita terperosok ke dalam slang ras tertentu... 

Pemakaian kosakata bahasa arab juga baik, indah, dan luwes... Apalagi itu merupakan bahasanya Alqur&#039;an dan Hadits, bahasa utamanya Umat Islam... Apakah dengan memakai sebagian kosakata bahasa arab kita bisa terperosok ke dalam slang ras tertentu?!.. Mungkin penilaian anda tentang pemakaian kosakata bahasa arab ini harus ditinjau ulang...

Ya, ini sekedar jawaban dari ana, mohon maaf dan afwan bila ada kata-kata yang kurang berkenan...
Waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh&#8230; </p>
<p>Ana khawatir, anti nantinya risih juga dengan ucapan salam ini&#8230; itu kan bukan bahasa indonesia&#8230;<br />
Kalau ada orang yang menggunakan kosakata inggris, misalnya: I atau U, thanks, nice, dll&#8230; dalam komentarnya, apa anti juga merasa risih, karena bukan bahasa indonesia&#8230; Kalau jawaban anti itu keren, meski bukan bahasa indonesia, berarti anti harus introspeksi diri&#8230;<br />
Bagaimana anti merasa risih dengan bahasa alquran dan Hadits, sedang anti tidak merasa risih dengan bahasa lainnya?!</p>
<p>Memang tidak ada ruginya kita memakai kata saya dan anda&#8230; tapi ana tidak setuju kalau dikatakan dengan pemakaian kata ana dan antum, bahasa indo kita jadi terseok2 dan menjadikan kita terperosok ke dalam slang ras tertentu&#8230; </p>
<p>Pemakaian kosakata bahasa arab juga baik, indah, dan luwes&#8230; Apalagi itu merupakan bahasanya Alqur&#8217;an dan Hadits, bahasa utamanya Umat Islam&#8230; Apakah dengan memakai sebagian kosakata bahasa arab kita bisa terperosok ke dalam slang ras tertentu?!.. Mungkin penilaian anda tentang pemakaian kosakata bahasa arab ini harus ditinjau ulang&#8230;</p>
<p>Ya, ini sekedar jawaban dari ana, mohon maaf dan afwan bila ada kata-kata yang kurang berkenan&#8230;<br />
Waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Dzikir Pagi &amp; Sore&#8230; Penangkal Miskin &amp; Sihir..?! oleh Frita Takwa</title>
		<link>http://addariny.wordpress.com/2009/08/07/dzikir-pagi-dan-sore-penangkal-miskin-dan-sihir/#comment-866</link>
		<dc:creator>Frita Takwa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 11:34:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://addariny.wordpress.com/?p=916#comment-866</guid>
		<description>Assalamualaikum w.w.

Mengapa yaa doa-doa yang ada didalam Al-Quran yang memang jelas sudah diamalkan oleh para Nabi, Rasul SAW, dan para Tabi&#039;iin kok ya kurang direkomendasikan oleh para ustadz sebagai doa-doa yang diamalkan pagi dan petang. Lafadnya jelas lafad dari Allah SWT, tidak ada keraguan dan tidak memerlukan tambahan untuk justifikasi; kemudian juga kalau diamalkan (apalagi hafal) kita dapat berbagai manafaat, Insya Allah doa dikabulkan, lalu kita sehat karena membaca Al-Quran, pahala membaca Al-Quran sekaligus pahala berdoa. Apalagi bagi yang membaca yang mendengarkan pun mendapat rachmat Nya. aamiin. Diatas memang ada ayat Kursi (Qs2:255). Untuk istighfar Allah mengajarkan berbagai kalimat untuk doanya a.l didalam Qs 23:109. Barangkali untuk yang belum hafal Al-Quran sebaiknya rekomendasi doa dari Al-Quran supaya kita akrab dan merasa dekat dengan Al-Quran dan betul-betul menjadikannya petunjuk untuk hidup, kemudian bila dibutuhkan acuan mengenai praktek amaliah, ada As-Sunnah. Demikian harapan kami yang awwaam.

Wassalamualaikum w.w.
Frita</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum w.w.</p>
<p>Mengapa yaa doa-doa yang ada didalam Al-Quran yang memang jelas sudah diamalkan oleh para Nabi, Rasul SAW, dan para Tabi&#8217;iin kok ya kurang direkomendasikan oleh para ustadz sebagai doa-doa yang diamalkan pagi dan petang. Lafadnya jelas lafad dari Allah SWT, tidak ada keraguan dan tidak memerlukan tambahan untuk justifikasi; kemudian juga kalau diamalkan (apalagi hafal) kita dapat berbagai manafaat, Insya Allah doa dikabulkan, lalu kita sehat karena membaca Al-Quran, pahala membaca Al-Quran sekaligus pahala berdoa. Apalagi bagi yang membaca yang mendengarkan pun mendapat rachmat Nya. aamiin. Diatas memang ada ayat Kursi (Qs2:255). Untuk istighfar Allah mengajarkan berbagai kalimat untuk doanya a.l didalam Qs 23:109. Barangkali untuk yang belum hafal Al-Quran sebaiknya rekomendasi doa dari Al-Quran supaya kita akrab dan merasa dekat dengan Al-Quran dan betul-betul menjadikannya petunjuk untuk hidup, kemudian bila dibutuhkan acuan mengenai praktek amaliah, ada As-Sunnah. Demikian harapan kami yang awwaam.</p>
<p>Wassalamualaikum w.w.<br />
Frita</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Siapa yg SALAH kaprah ttg SUBUH?! (7,terakhir) oleh Frita Takwa</title>
		<link>http://addariny.wordpress.com/2009/09/23/siapa-yg-salah-kaprah-dlm-waktu-shubuh-7/#comment-864</link>
		<dc:creator>Frita Takwa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 08:38:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://addariny.wordpress.com/?p=1116#comment-864</guid>
		<description>Assalamualaikum w.w.

Sedikit komentar mengenai pemakaian bahasa Indonesia. Kenapa mesti pakai &quot;ana&quot;, &quot;antum&quot;, kok saya merasa risi ya. Alangkah baiknya bila tetap dipakai bahasa Indonesia yang baik, toh sudah banyak sekali istilah-istilah Al-Quran yang memang naturenya sulit untuk diterjemahkan. Tetapi kalau &quot;ana&quot; dan &quot;antum&quot; tidak dipakai akan membuat bahasa Indonesia yang kita lebih elegan, karena lebih benar. Menggantikan &quot;ana&quot; dengan &quot;saya&quot; dan &quot;antum&quot; dengan &quot;anda&quot; tidak ada ruginya, bahkan membuat pemakaian bahasa Indonesia menjadi lebih baik, tidak terseok-seok, tidak terperosok kedalam &quot;slang&quot; ras tertentu. Ya, sekedar komentar, maaf bila tidak berkenan...

Wassalamualaikum w.w.
Frita</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum w.w.</p>
<p>Sedikit komentar mengenai pemakaian bahasa Indonesia. Kenapa mesti pakai &#8220;ana&#8221;, &#8220;antum&#8221;, kok saya merasa risi ya. Alangkah baiknya bila tetap dipakai bahasa Indonesia yang baik, toh sudah banyak sekali istilah-istilah Al-Quran yang memang naturenya sulit untuk diterjemahkan. Tetapi kalau &#8220;ana&#8221; dan &#8220;antum&#8221; tidak dipakai akan membuat bahasa Indonesia yang kita lebih elegan, karena lebih benar. Menggantikan &#8220;ana&#8221; dengan &#8220;saya&#8221; dan &#8220;antum&#8221; dengan &#8220;anda&#8221; tidak ada ruginya, bahkan membuat pemakaian bahasa Indonesia menjadi lebih baik, tidak terseok-seok, tidak terperosok kedalam &#8220;slang&#8221; ras tertentu. Ya, sekedar komentar, maaf bila tidak berkenan&#8230;</p>
<p>Wassalamualaikum w.w.<br />
Frita</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di 50 Pelajaran berharga dari HAJI (2) oleh addariny</title>
		<link>http://addariny.wordpress.com/2009/12/26/50-pelajaran-berharga-dari-haji-2/#comment-863</link>
		<dc:creator>addariny</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 06:58:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://addariny.wordpress.com/?p=1410#comment-863</guid>
		<description>Waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh...
Salam kenal balik... semoga antum selalu di atas jalan yang lurus, mengikuti Alqur&#039;an dan Assunnah sesuai pemahaman salaful ummah...
InsyaAlloh ana akan terus berusaha menulis selama ada waktu, semoga Alloh memberi taufiq-Nya kepada kita semua...
Akhi... memang ana tidak ingkari kadang ada yang kurang bijak dalam menyikapi perbedaan... Tapi itu tidak menjadikan kita enggan untuk mengaku salafi... karena kesalahan bukan pada manhajnya... tapi pada individunya... 
Manhaj Salaf, itu sama dengan Manhaj Ahlus Sunnah wal Jama&#039;ah. Manhaj ahlus sunnah wal jama&#039;ah adalah sebagaimana sabda Rosul &lt;em&gt;-shollallohu alaihi wasalllam-&lt;/em&gt;: &quot;maa ana alaihil yaum wa ashhaabii&quot; (Apa yang aku berjalan diatasnya pada hari ini dan jalannya para sahabatku)... dan itulah manhaj salaf.
Semoga kita bisa sama-sama istiqomah dalam manhaj ini, manhaj ahlussunnah wal jama&#039;ah, manhajnya para salafush sholeh... amin.

afwan atas kata-kata yang kurang berkenan, dan syukron atas partisipasinya... 
wassalamualaikum warohmatulloh....
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waalaikum salam warohmatulloh wabarokatuh&#8230;<br />
Salam kenal balik&#8230; semoga antum selalu di atas jalan yang lurus, mengikuti Alqur&#8217;an dan Assunnah sesuai pemahaman salaful ummah&#8230;<br />
InsyaAlloh ana akan terus berusaha menulis selama ada waktu, semoga Alloh memberi taufiq-Nya kepada kita semua&#8230;<br />
Akhi&#8230; memang ana tidak ingkari kadang ada yang kurang bijak dalam menyikapi perbedaan&#8230; Tapi itu tidak menjadikan kita enggan untuk mengaku salafi&#8230; karena kesalahan bukan pada manhajnya&#8230; tapi pada individunya&#8230;<br />
Manhaj Salaf, itu sama dengan Manhaj Ahlus Sunnah wal Jama&#8217;ah. Manhaj ahlus sunnah wal jama&#8217;ah adalah sebagaimana sabda Rosul <em>-shollallohu alaihi wasalllam-</em>: &#8220;maa ana alaihil yaum wa ashhaabii&#8221; (Apa yang aku berjalan diatasnya pada hari ini dan jalannya para sahabatku)&#8230; dan itulah manhaj salaf.<br />
Semoga kita bisa sama-sama istiqomah dalam manhaj ini, manhaj ahlussunnah wal jama&#8217;ah, manhajnya para salafush sholeh&#8230; amin.</p>
<p>afwan atas kata-kata yang kurang berkenan, dan syukron atas partisipasinya&#8230;<br />
wassalamualaikum warohmatulloh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Kontradiksitas oleh abu hanif</title>
		<link>http://addariny.wordpress.com/2009/12/05/kontradiksitas/#comment-862</link>
		<dc:creator>abu hanif</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 02:18:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://addariny.wordpress.com/?p=1246#comment-862</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum,

Ustadz izin share ya, Syukron Jazakallah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum,</p>
<p>Ustadz izin share ya, Syukron Jazakallah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di 50 Pelajaran berharga dari HAJI (2) oleh farhat khan</title>
		<link>http://addariny.wordpress.com/2009/12/26/50-pelajaran-berharga-dari-haji-2/#comment-861</link>
		<dc:creator>farhat khan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 17:26:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://addariny.wordpress.com/?p=1410#comment-861</guid>
		<description>Subhanallah, menarik sekali ceritanya kang...., haji emang ibadah terbesar di dunia dari sisi dana, jumlah orang dan geografis, jazakumullah tlah berbagi inspirasi untuk hari ini....., smoga tetep istiqomah dalam berbagi hikmahnya, salam kenal dan smoga tetep terjaga silaturahimnya ya....amin ya robb....
www.muslim-kaya.blogspot.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah, menarik sekali ceritanya kang&#8230;., haji emang ibadah terbesar di dunia dari sisi dana, jumlah orang dan geografis, jazakumullah tlah berbagi inspirasi untuk hari ini&#8230;.., smoga tetep istiqomah dalam berbagi hikmahnya, salam kenal dan smoga tetep terjaga silaturahimnya ya&#8230;.amin ya robb&#8230;.<br />
<a href="http://www.muslim-kaya.blogspot.com" rel="nofollow">http://www.muslim-kaya.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
