Arsip untuk 27 Juni 2009

jabat-tangan-tandatanyaBismillaah, Wash-sholaatu Was-salaamu ala Rosuulillaah, Wa alaa Aalihii wa Shohbihii wa Man Waalaah…

Quraish Shihab… tokoh kenamaan Indonesia, ternyata punya jalinan erat dengan aliran sesat syi’ah, ini terbukti dari bukunya “Sunnah-Syi’ah bergandengan tangan, mungkinkah?”, yang banyak menyudutkan Ahlus sunnah wal jama’ah, sekaligus melakukan pembelaan kepada aliran sesat syi’ah. Kalau kita boleh berbaik sangka kepada beliau, mungkin kata yang paling pantas adalah: “Beliau sudah menjadi korban ajaran takiyah-nya sekte syi’ah”. Semoga ulasan singkat ini, bisa menjadi koreksi dan nasehat untuk beliau, sehingga menjadi sebab kembalinya beliau dari kesalahan-kesalahan yang ada, yang terlanjur beliau sebarkan dalam buku beliau di atas.

Berikut ini kami kutip sebagian kritik dari Pesantren Sidogiri terhadap Quraish Shihab, yang kami ambil dari buku terbitan Pon-pes Sidogiri “Mungkinkah Sunnah-Syiah dalam Ukhuwah?” . (selanjutnya Quraish Shihab disingkat ”QS” dan Pondok Pesantren Sidogiri disingkat ”PPS”).

1. Tentang Abdullah bin Saba’

QS: ”Ia adalah tokoh fiktif yang diciptakan para anti-Syiah. Ia (Abdullah bin Saba’) adalah sosok yang tidak pernah wujud dalam kenyataan. Thaha Husain –ilmuwan kenamaan Mesir– adalah salah seorang yang menegaskan ketiadaan Ibnu Saba’ itu dan bahwa ia adalah hasil rekayasa musuh-musuh Syiah.” (hal.65)

PPS: Bukan hanya sejarawan Sunni yang mengakui kebaradaan Abdullah bin Saba’. Sejumlah tokoh Syiah yang diakui ke-tsiqah-annya oleh kaum Syiah juga mengakui kebaradaan Abdullah bin Saba’. Sa’ad al-Qummi, pakar fiqih Syiah abad ke-3, misalnya, malah menyebutkan dengan rinci para pengikut Abdullah bin Saba’, yang dikenal dengan sekte Saba’iyah. (lebih…)