Arsip untuk 13 Agustus 2009

2073rs0.jpgPenanya: Akh Tommi

Ada yg saya ingin tanyakan perihal niat. Spt yg kita semua tau bahwa masih banyak org yg melafazkan niat spt niat sholat (Usholli…), niat puasa (nawaitu shauma ghodin…), niat haji dll, pdhl -Subhanallah-, ibadah itu sangatlah mudah spt salah satu sabda Rasulullah mengenai sholat, “mulailah sholat dengan takbiratul ihram”. Beliau tidak menyuruh untuk melafazkan niat tetapi niat itu ada di dalam hati. Yg ingin saya tanyakan,

1. Bagaimana awalnya sejarah org2 mulai melafazkan niat ini?

2. Apakah org2 yg melafazkan niat ini ibadahnya menjadi tertolak? karena mengingat lafaz niat ini adalah sesuatu yg baru yg tidak diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, sebagaimana sabdanya, “barangsiapa yg membuat perkara baru dalam agama ini, maka ia tertolak”.

Terima kasih atas jawabannya ya akhi.

Wassalamu’alaikum

Jawaban:

Waalaikum salam warohmatulloh…


Pertama: Memang ada beberapa sebab yang menjadikan mereka mengatakan melafalkan niat itu sunnah… diantara alasan mereka adalah:

a. Menjauhkan rasa was-was dalam hati dan lebih memudahkan dalam menuntun hati untuk berniat…

b. Meng-qiyas-kan ibadah yang tidak ada tuntunan melafalkan niatnya, dengan ibadah yang disyariatkan melafalkan niatnya, seperti menyembelih kurban dan haji atau umroh…

c. Kesalahan sebagian fuqoha’ Madzhab Syafi’i -rohimahumulloh– dalam memahami perkataan imam syafi’i –rohimahulloh-. Sebagaimana dinyatakan oleh Imam An-Nawawi -rohimahulloh-: (lebih…)