Arsip untuk 17 Oktober 2013

بسم الله… والحمد لله…

والصلاة والسلام على محمد بن عبد الله, وعلى آله وصحبه ومن والاه.

Berikut ini perkataan Syeikh Utsaimin –rohimahulloh– yang merupakan nasehat bagi kita semua, agar kita saling menjaga kehormatan sesama saudara seiman, terutama terhadap ulama kita… Hendaklah kita saling memaafkan, memberi udzur, dan berlapang-dada… Hendaklah kita saling menasehati, bukan malah mengumbar aib saudara sendiri.

              Selanjutnya, silahkan para pembaca menelaah sendiri nasehat-nasehat dari beliau, semoga kita semua bisa mengambil manfaat darinya.

==============

Sungguh aku mengarahkan nasehat ini, kepada mereka yang diberi cobaan Allah dengan PENYAKIT ini, agar mereka bertaubat kepada Allah azza wajall, hendaklah mereka bertaubat kepada Allah dan memohon ampunan kepadaNya, dan janganlah mereka membuka pintu pertikaian dan perpecahan di tubuh umat ini.

Hendaklah mereka tahu, bahwa mereka itu SALAH dari segala sisi, karena seharusnya perkataan, celaan, dan ghibah mereka terarah kepada pengikut kebatilan dari kalangan munafikin dan atheis, tapi hal tersebut malah diarahkan kepada saudara-saudara mereka yang membantu mereka dalam dakwah.

Subhanallah, jika perkataan mereka terarah kepada saudara-saudara mereka para da’i, tentu kepercayaan masyarakat kepada mereka (yg dicela) menjadi berkurang, dan (di sisi lain) ini juga menjadikan kepercayaan masyarakat kepada mereka (yg mencela) menjadi berkurang, baik mereka (yg dicela) membela diri ataupun tidak.

Orang-orang saat itu akan menjadi dua kubu, dan setiap kubu akan saling menyesatkan dan menjatuhkan kubu yang lain, ketika itulah akan muncul -untuk memimpin umat ini- orang yang tidak layak menjadi pemimpin, baik dalam hal ilmunya maupun dalam hal agamanya.

Ketika itu, kelompok munafikin -dari kalangan liberal dan yang lainnya- akan senang dengan pertikaian yang terjadi di kalangan para da’i, dan mereka akan mengatakan: “Alhamdulillah Allah telah mencukupkan (usaha) kami, dengan menjadikan keadaan mereka saling menjatuhkan, dan saling mencela, inilah yang kami inginkan, dan kami rela begadang siang dan malam untuk mewujudkannya.

===============

Terkadang mereka mencari-cari beberapa kesalahan dari sebagian tokoh yang terpandang lalu menyebarkannya, dan mereka tidak melihat kebaikan-kebaikan orang yang mereka sifati dengan sifat-sifat tercela tersebut. Dan ini juga merupakan KESALAHAN, dan aku tidak perlu memberikan contoh dalam hal ini, namun hal ini telah dikabarkan dan sampai kepadaku.

Jika mereka melihat ada seseorang ‘dikelilingi’ banyak pemuda, atau mayoritas orang ‘mengelilinginya’, mereka akan mencari-cari kesalahan-kesalahannya, dan tentunya tidak ada seorang pun yang selamat dari kesalahan, namun mereka menjadikan kesalahan ini sebagai perusak nama baiknya. (lebih…)