Posts Tagged ‘etika’

ist2_1555080-symbol-heart-love-and-life-concept

Dakwah, BERTUJUAN untuk…

 

Mengajak … bukan … mengejek

Mengajar … bukan … meng-hajr

 

Membina … bukan …  menghina

Menasehati … bukan … menusuk hati (lebih…)

2399580550035486082qycBxD_fsd

بسم الله الرحمن الرحيم

KEUTAMAAN kota MADINAH

Madinah adalah Kota Nabi, kota tempat beliau -shollallohu alaihi wasallam-  berhijrah. Kota ini mempunyai banyak julukan diantaranya: thoobah dan thoybah.

Madinah mempunyai banyak keutamaan, diantaranya:

Pertama :Bermukim di kota Madinah lebih baik dari pada bermukim di tempat lain.

Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda: “Kota Madinah adalah (tempat tinggal yang) lebih baik bagi mereka, andai mereka mengetahuinya” (HR. Bukhori Muslim)

Kedua: Kota Madinah dibersihkan dari orang yang hina dan rusak.

Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda mengenai hal ini: “Kota Madinah membersihkan manusia, sebagaimana ubupan (alatnya pandai besi) membersihkan besi dari karatnya” (HR. Bukhori Muslim)

Ketiga: Iman akan kembali pulang ke kota Madinah.

Iman akan bersatu dan berkumpul lagi di Madinah, sebagaimana sabda Rosul -shollallohu alaihi wasallam-: “Sesungguhnya iman akan kembali ke Madinah, sebagiamana ular akan kembali ke lubangnya” (HR. Bukhori dan Muslim). Oleh karena itu, setiap insan muslim merasakan adanya rasa rindu dalam dirinya untuk pergi ke Madinah demi mendapatkan keutamaannya. (lebih…)

0061Bismillah…. Sebagaimana kita ketahui bahwa menuntut ilmu adalah termasuk diantara amalan yang paling utama, sebagaimana ucapan Imam Ahmad: (العلم لا يعدله شيء لمن صحّت نيته) Tidak ada yang menandingi keutamaan (menuntut) ilmu, bagi siapa yang benar niatnya.

Oleh karenanya, ada baiknya kita merenungi anjuran dan nasehat berikut ini, semoga banyak manfaatnya, terutama bagi penulis, umumnya bagi para pembaca yang budiman, amin. Di sini penulis akan menyampaikan beberapa poin:

Pertama: Hendaklah dalam menuntut ilmu, kita niatkan untuk menghilangkan kebodohan dari diri kita dan orang lain. sebagaimana ucapan Imam Ahmad:  “Niat yang benar dalam menuntut ilmu adalah dengan meniatkannya untuk menghilangkan kebodohan dari dirinya dan orang lain.”

Kedua: Hendaklah kita niatkan untuk  menta’ati   perintah Alloh dan Rosul -shollallohu alaihi wasallam-. Yaitu perintah Alloh dalam firman-Nya: (فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ) ketahuilah bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Alloh. Bahkan Alloh juga memotivasi kita untuk menuntut ilmu, yaitu dalam firman-Nya (يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ) Alloh akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan diberi ilmu dengan beberapa derajat. Dalam Ayat lain Alloh berfirman:  (هل يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ) apakah sama antara orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu?!

Tidak hanya itu, Nabi -shollallohu alaihi wasallam- juga memotivasi kita dalam menuntut ilmu dalam beberapa haditsnya, diantaranya: (lebih…)