Posts Tagged ‘Hadits’

shohih muslimBab: Imbauan berwasiat, bagi mereka yg memiliki sesuatu untuk diwasiatkan

(981) Dari Salim, dari Ibnu Umar, bahwa ia mendengar Rosululloh –shollallohu alaihi wasallam- bersabda: “Seorang muslim, yang punya sesuatu untuk diwasiatkan, tidak diperkenankan baginya waktu tiga hari berlalu, kecuali ia telah menuliskan wasiatnya”. Ibnu Umar mengatakan: “Sejak ku dengar sabda itu dari Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-, tidak pernah ku lalui satu malam pun, melainkan aku telah menulis wasiatku”.

Bab: Wasiat Tidak Boleh Melebihi Sepertiga Harta

(982) Sa’d bin Abi Waqqosh mengatakan: Rosululloh  -shollallohu alaihi wasallam- pernah menjengukku saat haji wada’, karena sakitku yang hampir menjemput ajalku. Dalam keadaan seperti itu aku menanyakan: “Wahai Rosululloh, engkau lihat sendiri sakitku yang sudah parah ini, padahal aku tidak memiliki ahli waris kecuali putriku semata wayang, bolehkah aku menyedekahkan dua pertiga hartaku?” beliau menjawab: “Jangan!”, aku bertanya lagi: “Bagaimana jika setengahnya?” beliau menjawab: “Jangan! Kalau sepertiganya boleh, dan sepertiga itu sudah jumlah yang banyak. Sungguh, jika kau tinggalkan ahli warismu dalam keadaan mapan, itu lebih baik, dari pada kau tinggalkan mereka dalam keadaan miskin, lalu meminta-minta kepada orang lain. Tidaklah nafkah yang kau keluarkan dengan ikhlas mengharap wajah Alloh, melainkan kau mendapatkan pahala darinya, termasuk sesuap makanan yang kau masukkan ke mulut istrimu. (lebih…)

shohih muslimBab: Memberi Nafkah, dimulai dari Diri Sendiri, Keluarga, dan Kerabat

(883) Jabir mengatakan: Pernah ada seseorang dari Bani ’Udroh ingin memerdekakan budaknya setelah ia meninggal, kemudian berita itu sampai kepada Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-, dan beliau menanyakannya: “Apa kamu memiliki harta selain itu?”. Ia menjawab: “Tidak”. (maka beliau menyuruh untuk menjualnya), lalu ia menawarkannya: “Siapa yang mau membeli budak ini?” akhirnya Nu’aim bin Abdulloh al-’Adawy membelinya seharga 800 dirham. lalu ia membawa hasil penjualan itu dan menyerahkannnya kepada Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-, kemudian beliau mengatakan: “Mulailah dari dirimu, hidupilah dirimu dengannya! Jika ada lebihnya, maka itu untuk keluargamu! Jika masih ada lebihnya lagi, maka itu untuk kerabatmu! Dan jika masih ada sisa lagi, maka seperti ini dan seperti ini! Beliau mengatakan: “(Jika masih sisa lagi), maka (berikanlah) kepada orang yang berada di depanmu, di kananmu dan di kirimu!” (lebih…)

shohih muslimBab: Anjuran Untuk Menikah 

(794) Dari Alqomah, ia berkata: Aku pernah berjalan di Mina bersama Abdulloh (bin Mas’ud), kemudian Utsman menemuinya dan ngobrol bersamanya. Utsman berkata kepadanya: “Wahai Abu Abdirrohman! Maukah kamu aku nikahkan dengan gadis muda, yang bisa mengingatkan kembali masa mudamu[1]? Maka Abdulloh menjawab: kalaupun kamu mengatakan hal itu, Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- juga pernah mengatakan: “Wahai generasi muda! Barangsiapa diantara kalian mampu menikah, maka bersegeralah! Karena menikah itu dapat lebih menjaga pandangan dan kehormatan. Sedang barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah! karena puasa akan menjadi penekan syahwat baginya”. (lebih…)