Archive for the ‘Adab’ Category

Ibuku sayang…

Posted: 12 April 2010 in Adab, Kisah

Kepada yg tercinta, bundaku yg kusayang

Segala puji bagi Allah… yg telah memuliakan kedudukan kedua orang tua, dan telah menjadikan mereka berdua sebagai pintu tengah menuju surga.

Shalawat serta salam hamba -yg lemah ini- panjatkan keharibaan Nabi yg mulia, keluarga serta para sahabatnya hingga hari kiamat. Amin…

Ibu…

Aku terima suratmu yg engkau tulis dg tetesan air mata dan duka… aku telah membaca semuanya… tidak ada satu huruf pun yg aku sisakan. (lebih…)

Iklan

Untuk anakku yang ku sayangi di bumi Alloh ta’ala

Segala puji ku panjatkan ke hadirat Alloh ta’ala, yang telah memudahkan ibu untuk beribadah kepada-Nya.

Sholawat serta salam, ibu sampaikan kepada Nabi Muhammad -shollallohu alaihi wasallam-, keluarga, dan para sahabatnya.

Wahai anakku…

surat ini datang dari ibumu, yang selalu dirundung sengsara. Setelah berpikir panjang, ibu mencoba untuk menulis dan menggoreskan pena, sekalipun keraguan dan rasa malu menyelimuti diri ini.

Setiap kali menulis, setiap itu pula gores tulisan ini terhalangi oleh tangis. Dan setiap kali menitikkan air mata, setiap itu pula, hati ini terluka.

Wahai anakku…

Sepanjang masa yang telah engkau lewati, kulihat engkau telah menjadi laki-laki dewasa, laki-laki yang cerdas dan bijak. Karenanya engkau pantas membaca tulisan ini, sekalipun nantinya engkau akan remas kertas ini, lalu engkau robek-robek, sebagaimana sebelumnya engkau telah remas hati ibu, dan telah engkau robek pula perasaannya.

Wahai anakku… (lebih…)

79346203.xLptoriw.DSC_2575BleedingHeartCroppedcopyBismillaah… wash sholaatu wassalaamu alaa Rosulillaah… wa alaa aalihii washohbihii wa man waalaah…

Berikut ini ringkasan kitab Adab Zifaf (Etika Pernikahan), Karya Syeikh Albani rohimahulloh… Semoga bermanfaat bagi para pembaca, khususnya yang bersiap akan melangsungkan pernikahan dan mengakhiri masa lajangnya…

1. Hendaklah dua sejoli yang akan merajut tali suci nikah, meniatkannya untuk membersihkan jiwanya dan menjaga dirinya dari apa yang diharamkan Alloh, karena dengan begitu pergaulan keduanya dicatat sebagai sedekah, sebagaimana sabda Nabi -shollallohu alaihi wasallam- “Pada kemaluan salah seorang diantara kalian ada sedekah”. Para sahabat bertanya: “Wahai Rosululloh, apa dengan memuaskan syahwat, orang bisa menuai pahala?!” . Beliau menjawab: “Bukankah ia akan berdosa jika menaruhnya pada hal yang harom?! Begitu pula sebaliknya, ia akan mendapat pahala jika menaruhnya pada hal yang halal” (HR. Muslim: 1006).

2. Saat pertama kali bertemu atau hendak berhubungan, hendaknya suami meletakkan tangannya pada permulaan kepala istrinya, seraya membaca basmalah, doa untuk keberkahannya (misalnya dengan mengucapkan: “اللَّهُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْها، وَبَارِكْ لَهَا فِيَّ” = ya Alloh berkahilah dia untukku, dan berkahilah aku untuknya), dan doa berikut ini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Dengan menyebut nama Alloh… Ya Alloh sungguh aku mohon padamu kebaikan wanita ini, dan kebaikan tabiatnya. Dan aku memohon perlindungan-Mu dari keburukannya dan keburukan tabiatnya.

Sebagaimana sabda Rosululloh –shollallohu alaihi wasallam-: “Jika kalian telah menikahi wanita atau membeli budak, maka peganglah bagian depan kepalanya, ucapkanlah basmalah, berdoalah untuk keberkahannya, dan hendaklah ia mengucapkan… (yakni doa di atas)”. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan yang lainnya, sanadnya hasan) (lebih…)

2399580550035486082qycBxD_fsd

بسم الله الرحمن الرحيم

KEUTAMAAN kota MADINAH

Madinah adalah Kota Nabi, kota tempat beliau -shollallohu alaihi wasallam-  berhijrah. Kota ini mempunyai banyak julukan diantaranya: thoobah dan thoybah.

Madinah mempunyai banyak keutamaan, diantaranya:

Pertama :Bermukim di kota Madinah lebih baik dari pada bermukim di tempat lain.

Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda: “Kota Madinah adalah (tempat tinggal yang) lebih baik bagi mereka, andai mereka mengetahuinya” (HR. Bukhori Muslim)

Kedua: Kota Madinah dibersihkan dari orang yang hina dan rusak.

Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda mengenai hal ini: “Kota Madinah membersihkan manusia, sebagaimana ubupan (alatnya pandai besi) membersihkan besi dari karatnya” (HR. Bukhori Muslim)

Ketiga: Iman akan kembali pulang ke kota Madinah.

Iman akan bersatu dan berkumpul lagi di Madinah, sebagaimana sabda Rosul -shollallohu alaihi wasallam-: “Sesungguhnya iman akan kembali ke Madinah, sebagiamana ular akan kembali ke lubangnya” (HR. Bukhori dan Muslim). Oleh karena itu, setiap insan muslim merasakan adanya rasa rindu dalam dirinya untuk pergi ke Madinah demi mendapatkan keutamaannya. (lebih…)

0061Bismillah…. Sebagaimana kita ketahui bahwa menuntut ilmu adalah termasuk diantara amalan yang paling utama, sebagaimana ucapan Imam Ahmad: (العلم لا يعدله شيء لمن صحّت نيته) Tidak ada yang menandingi keutamaan (menuntut) ilmu, bagi siapa yang benar niatnya.

Oleh karenanya, ada baiknya kita merenungi anjuran dan nasehat berikut ini, semoga banyak manfaatnya, terutama bagi penulis, umumnya bagi para pembaca yang budiman, amin. Di sini penulis akan menyampaikan beberapa poin:

Pertama: Hendaklah dalam menuntut ilmu, kita niatkan untuk menghilangkan kebodohan dari diri kita dan orang lain. sebagaimana ucapan Imam Ahmad:  “Niat yang benar dalam menuntut ilmu adalah dengan meniatkannya untuk menghilangkan kebodohan dari dirinya dan orang lain.”

Kedua: Hendaklah kita niatkan untuk  menta’ati   perintah Alloh dan Rosul -shollallohu alaihi wasallam-. Yaitu perintah Alloh dalam firman-Nya: (فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ) ketahuilah bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Alloh. Bahkan Alloh juga memotivasi kita untuk menuntut ilmu, yaitu dalam firman-Nya (يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ) Alloh akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan diberi ilmu dengan beberapa derajat. Dalam Ayat lain Alloh berfirman:  (هل يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ) apakah sama antara orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu?!

Tidak hanya itu, Nabi -shollallohu alaihi wasallam- juga memotivasi kita dalam menuntut ilmu dalam beberapa haditsnya, diantaranya: (lebih…)

BERDAKWAH dari HATI

Posted: 12 Mei 2009 in Adab
Tag:, ,

1 (17) الحمد لله وكفى،  والصلاة والسلام على عبد الله ورسوله المصطفى،  وعلى آله وصحبه ومن اكتفى،  أما بعد

Setiap muslim yang sejati dan peduli dengan din-nya tentu akan mendambakan tersebarnya tuntunan-tuntunan agama yang dianutnya pada masyarakat sekitarnya, ia menginginkan orang lain juga mengetahui apa yang dipelajarinya, karena ia tahu bahwa “belum sempurna iman seseorang sehingga ia mencintai (kebaikan) untuk saudaranya sebagaimana ia mencintai (kebaikan) untuk dirinya sendiri” [1]

Tapi dengan jalan apa ia bisa mewujudkan keinginan itu?

Mungkin ada yang menjawab: Ya… gampang saja! dengan ceramah keliling, atau khutbah di masjid-masjid, atau jadi da’i terbang, atau jadi dosen di kampus-kampus terkemuka, kita bisa menyampaikan semuanya kepada masyarakat!

Memang kelihatannya sederhana, tapi masalahnya apakah masyarakat akan dengan mudah tertarik dengan apa yang kita dakwahkan? Apakah mereka sudi menghadiri dan mendengarkan ceramah kita? Bisa jadi sudah kering tenggorokan kita, tapi belum juga kita menuai hasil yang diinginkan!

Sesungguhnya yang lebih penting adalah bagaimana kita mengambil hati mereka? sehingga nantinya mereka akan dengan senang hati dan lapang dada menerima dakwah kita. (lebih…)